Almanak Online

Tentang Kalender

Almanak Online menyajikan kalender Jawa, kalender Hijriah, kalender Imlek, dan informasi astronomi dalam satu halaman. Setiap tanggal dihitung dari tanggal Gregorian yang dipilih, kemudian dikonversi ke sistem kalender lainnya.

Kalender Hijriah

Konversi Hijriah menggunakan kalender Umm al-Qura melalui ICU/Intl PHP sebagai metode kalender aktif bawaan. Sistem ini memakai aturan kalender Umm al-Qura untuk menentukan tahun, bulan, dan tanggal Hijriah. Modul hisab tambahan tersedia untuk perhitungan alternatif seperti MABIMS, tetapi hasil konversi tanggal utama mengikuti metode aktif yang dipilih aplikasi.

Kalender Jawa

Kalender Jawa dihitung dengan pendekatan aritmetis berbasis tabel umur bulan Jawa dan siklus kurup. Mesin menggunakan anchor historis 1 Sura 1555 Alip = 8 Juli 1633, Jumat Legi, kemudian menghitung selisih hari untuk memperoleh tanggal Jawa, weton, pasaran, wuku, windu, lambang, warsa, kuruf, dan nama kurup.

Aturan umur bulan dan kabisat dibedakan menurut kurup Jamngiyah, Kamsiyah, Arbangiyah, Salasiyah, dan Isneniyah beserta aliasnya. Petungan seperti neptu, Pancasuda, Rakam, Paarasan, Sengkan, Waler/Sangker, Dina Ala, Ijab, dan pindah rumah dihitung sebagai komponen tambahan.

Kalender Imlek

Konversi Imlek menggunakan kalender Chinese dari ICU/Intl PHP. Dari tanggal tersebut aplikasi mengambil tahun Kongzili, bulan dan tanggal lunar, indikasi bulan sisipan, serta siklus Ganzhi. Nama shio diturunkan dari cabang bumi dan unsur dari batang langit tahun.

Informasi tambahan meliputi solar terms atau Jieqi, hari-hari peringatan Imlek, persembahyangan rutin, fase bulan, dan peristiwa astronomi yang tersedia pada data lokal.

Catatan Akurasi

Hasil kalender bersifat perhitungan terprogram dan dapat berbeda dari kalender berbasis rukyat, observasi lokal, atau tabel tradisional tertentu. Untuk keperluan resmi keagamaan dan adat, bandingkan dengan acuan lembaga atau sumber lokal yang digunakan.